jump to navigation

Tanda-tanda kematian.. (Sholat yuk!) 5 September 2006

Posted by okho in Daily Life.
trackback

Tanda-tanda kematian

1. 100 hari : Seluruh badan rasa bergegar.
2. 60 hari : Pusat rasa bergerak-gerak.
3. 40 hari : Daun dengan nama orang yang akan mati di arash akan jatuh dan malaikat maut pun datang kepada orang dengan nama tersebut lalu mendampinginya sehingga saat kematiannya. Kadang-kadang orang yang akan mati itu akan merasa atau nampak kehadiran malaikat maut tersebut dan akan sering kelihatan seperti sedang rungsing.

4. 7 hari : Mengidam makanan.
5. 5 hari : Anak lidah bergerak-gerak.
6. 3 hari : Bahagian tengah di dahi bergerak-gerak.
7. 2 hari : Seluruh dahi rasa bergerak-gerak.
8. 1 hari : Terasa bahagian ubun bergerak-gerak di antara waktu subuh dan ashar.
9. Saat akhir : Terasa sejuk dari bahagian pusat hingga ke tulang solbi (di bahagian belakang badan) Seelok-eloknya bila sudah merasa tanda yang akhir sekali, mengucap dalam keadaan qiam and jangan lagi bercakap-cakap.


******Bila Malaikat Mencabut Nyawa******

Baginda Rasullullah S.A.W bersabda :
“Apabila telah sampai ajal seseorang itu maka akan masuklah satu kumpulan malaikat ke dalam lubang-lubang kecil dalam badan dan kemudian mereka menarik rohnya melalui kedua-dua telapak kakinya sehingga sampai ke lutut. Setelah itu datang pula sekumpulan malaikat yang lain masuk menarik roh dari lutut hingga sampai ke perut dan kemudiannya mereka keluar. Datang lagi satu kumpulan malaikat yang lain masuk dan menarik rohnya dari perut hingga sampai ke dada dan kemudiannya mereka keluar. Dan akhir sekali datang lagi satu kumpulan malaikat masuk dan menarik roh dari dadanya hingga sampai ke kerongkong dan itulah yang dikatakan saat nazak orang itu.”

Sambung Rasullullah S.A.W. lagi:
“Kalau orang yang nazak itu orang yang beriman, maka malaikat Jibril A.S. akan menebarkan sayapnya yang disebelah kanan sehingga orang yang nazak itu dapat melihat kedudukannya di syurga. Apabila orang yang beriman itu melihat syurga, maka dia akan lupa kepada orang yang berada disekelilinginya. Ini adalah kerana sangat rindunya pada syurga dan melihat terus pandangannya kepada sayap Jibril A.S.”
Kalau orang yang nazak itu orang munafik, maka Jibril A.S. akan menebarkan sayap disebelah kiri. Maka orang yang nazak tu dapat melihat kedudukannya di neraka dan dalam masa itu orang itu tidak lagi melihat orang di sekelilinginya. Ini adalah kerana terlalu takutnya apabila melihat neraka yang akan menjadi tempat tinggalnya.

Dari sebuah hadis bahwa apabila Allah S.W.T. menghendaki seorang mukmin itu dicabut nyawanya maka datanglah malaikat maut. Apabila malaikat maut hendak mencabut roh orang mukmin itu dari arah mulut maka keluarlah zikir dari mulut orang mukmin itu dengan berkata:
“Tidak ada jalan bagimu mencabut roh orang ini melalui jalan ini kerana orang ini sentiasa menjadikan lidahnya berzikir kepada Allah S.W.T.”

Setelah malaikat maut mendengar penjelasan itu, maka dia pun kembali kepada Allah S.W.T. dan menjelaskan apa yang diucapkan oleh lidah orang mukmin itu. Lalu Allah S.W.T. berfirman yang bermaksud:
“Wahai malaikat maut, kamu cabutlah ruhnya dari arah lain.”

Sebaik saja malaikat maut mendapat perintah Allah S.W.T. maka malaikat maut pun cuba mencabut roh orang mukmin dari arah tangan. Tapi keluarlah sedekah dari arah tangan orang mukmin itu, keluarlah usapan kepala anak-anak yatim dan keluar penulisan ilmu.

Maka berkata tangan : Tidak ada jalan bagimu untuk mencabut roh orang mukmin dari arah ini, tangan ini telah mengeluarkan sedekah, tangan ini mengusap kepala anak-anak yatim dan tangan ini menulis ilmu pengetahuan.”
Oleh kerana malaikat maut gagal untuk mencabut roh orang mukmin dari arah tangan maka malaikat maut cuba pula dari arah kaki. Malangnya malaikat maut juga gagal melakukan sebab kaki berkata: “Tidak ada jalan bagimu dari arah ini kerana kaki ini sentiasa berjalan berulang alik mengerjakan solat dengan berjemaah dan kaki ini juga berjalan menghadiri majlis-majlis ilmu.”

Apabila gagal malaikat maut, mencabut roh orang mukmin dari arah kaki, maka malaikat maut cuba pula dari arah telinga. Sebaik saja malaikat maut menghampiri telinga maka telinga pun berkata:”Tidak ada jalan bagimu dari arah ini kerana telinga ini sentiasa mendengar bacaan Al-Quran dan zikir.”

Akhir sekali malaikat maut cuba mencabut orang mukmin dari arah mata tetapi baru saja hendak menghampiri mata maka berkata mata:”Tidak ada jalan bagimu dari arah ini sebab mata ini sentiasa melihat beberapa mushaf dan kitab-kitab dan mata ini sentiasa menangis kerana takutkan Allah.”Setelah gagal maka malaikat maut kembali kepada Allah S.W.T.

Kemudian Allah S.W.T. berfirman yang bermaksud : “Wahai malaikatKu, tulis AsmaKu ditelapak tanganmu dan tunjukkan kepada roh orang yang beriman itu.” Sebaik saja mendapat perintah Allah S.W.T. maka malaikat maut menghampiri roh orang itu dan menunjukkan Asma Allah S.W.T. Sebaik saja melihat Asma Allah dan cintanya kepada Allah S.W.T maka keluarlah roh tersebut dari arah mulut dengan tenang.

Abu Bakar R.A. telah ditanya tentang kemana roh pergi setelah ia keluar dari jasad. Maka berkata Abu Bakar R.A:”Roh itu menuju ketujuh tempat :

1. Roh para Nabi dan utusan menuju ke Syurga Adnin.
2. Roh para ulama menuju ke Syurga Firdaus.
3. Roh mereka yang berbahagia menuju ke Syurga Illiyyina.
4. Roh para shuhada berterbangan seperti burung di syurga mengikut kehendak mereka.
5. Roh para mukmin yang berdosa akan tergantung di udara tidak di bumi dan tidak di langit sampai hari kiamat.
6. Roh anak-anak orang yang beriman akan berada di gunung dari minyak misik.
7. Roh orang-orang kafir akan berada dalam neraka Sijjin, mereka diseksa berserta jasadnya hingga sampai hari Kiamat.”

Telah bersabda Rasullullah S.A.W: Tiga kelompok manusia yang akan dijabat tangannya oleh para malaikat pada hari mereka keluar dari kuburnya:

1. Orang-orang yang mati syahid.
2. Orang-orang yang mengerjakan solat malam dalam bulan ramadhan.
3. Orang berpuasa di hari Arafah.

Sekian untuk ingatan kita bersama.
Wassallam.

Komentar»

1. same - 4 Oktober 2006

bagus kho, kalo bisa sebaiknya dicantumkan referensinya, plus diperbanyak bahasannya…
tks

2. Tanda-tanda Kematian « .: ThE ReFLeCtION AbOuT mYSeLF :. - 14 Oktober 2006

[...] referensi dari teman   [...]

3. Hamba Allah - 14 Januari 2007

Kita ni ingat mati jah, tapi taubatnya tak pernah..so kalu camni macam mana nak selamat di akhirat…astaghfirullahal’azim

4. budis - 14 Februari 2007

ya setelah baca artikel ini. kita harus inspeksi diri kita masing-masing. sudah siapkah bekal kita untuk menerima keputusan itu. ayo mulai sekarang kita siap-siap.

5. kristy - 4 April 2007

pengin rasanya menjadi
penghuni surga

6. dhee - 13 April 2007

adik saya meninggal sekitar satu tahun lalu, saya penasaran bagaimanakah keadaan ia sekarang. apa yang ia lakukan?

7. christiawan yunanto - 23 April 2007

bagaimana jika kita mati apakah kita akan masuk neraka.
>ataukah kitakan menuju surga tolongf tunjukan aku jalan menuju surga
>karena aku bosah hidup penuh denggan dosa

8. Tri Cianto - 31 Mei 2007

saya berharap, mudah-mudahan siapun yang artikel ini sadar bahwa masuk surga itu tidak mudah. sebelumnya kita harus berusaha terlebih dahulu dengan melakukan sholat dan beramal

9. Tri Cianto - 31 Mei 2007

saya berharap, mudah-mudahan siapun yang membaca artikel ini sadar bahwa masuk surga itu tidak mudah. sebelumnya kita harus berusaha terlebih dahulu dengan melakukan sholat dan beramal

10. chechel - 10 Juli 2007

Alhamdulillah…dengan membaca referensi tersebut mudah2an sholat kita akan lebih khhusyuk dan giat.amien…

11. revi 18 tahun - 15 Juli 2007

dengan adanya artikel sy smakin takut.dan makin syg pd agamaku ,tuhanku.malaikatku.nabiku….dan memperbanyak amal.memperbanyak amal.bkn brarti uang akn hbs.kita akan tetap menunggu kematian..dan kita akan merasakanya

12. rara - 25 Juli 2007

ini sumbernya mana ya…??? memang sih menyentuh tapi saat sumber tidak jelas, nanti takunya hanya dari orang iseng…. tolong kirim referensinya ke email saya ya… soalnya saya lihat artikel ini sudah begitu banyak menyebar di internet tanpa ada yang bisa menunjukkan dalil atau ayat-nya…. thnx so much

13. RUDI (SMPN 3 GRESIK) - 23 September 2007

ampun ya ALLAH hamba ingin bertobat ya ALLAH Ampuni dosa hambamu ini ya ALLAH……….Amin ya robbal Alamin

14. pha - 6 Oktober 2007

mampus lu kho .. narok artikel asal aja.. sumbernya darimana hayooo… hehehe… kapan lu ke pkb lagi ?

15. Anton TM - 30 November 2007

kangge pangemut kamaotan sae pisan nanging upami tiasa harus ada dalil-dalilnya, karena menyitir ucapan Rasulullah SAW dan para sahabat … sory bahsanya campur Sunda , maklum ti dayeuh Jonggol

16. jupe - 7 Desember 2007

kamu taw drimana asal refrensi ini????tolong jangan asal nasih refrensi,ntar malah dosa………..

17. wawan - 3 Januari 2008

tausyahnya bagus bgt, tapi tolong diperlengkap dengan hadish dan sumbernya dari mana..? dan hadistnya diriwayatkan oleh siapa sehingga kita lebih yakin kebenarannya……moga2 stelah baca tausyah diatas kita lebih takut kepada allah, khusu dalam sholat, mengerjakan perintahnya dan menjauhi larangannya…..

18. -Vallevie--_- - 6 Januari 2008

hahaha memank. kita harus terus beribadah kepada yabg naha kuasa.

19. -MeNDeMHoLiC- - 11 Januari 2008

mending ga usah mempermasalahin smber referensinya

cm org bodo yg nyari kejelekan org laen n g ngliat kbaikan yg trsmbunyi

20. Dynz - 14 Februari 2008

Kita sebagai mahkluk Allah SWT, sudah sepantasnya mengerjakan apa yang diperintahkannya dan menjauhi larangannya. dan kita kalau beribadah semata-mata hanya karena Allah SWT saja, bukan karena kalau kita beribadah akan masuk syurga dan kalau kita tidak menjalankan perintahnya kita akan masuk neraka, jadi seolah-olah ibadah kita hanya karena takut masuk neraka atau hanya ingin masuk syurga. Ikhlaskanlah ibadah kita hanya karena Allah SWT saja.

21. arina - 18 Februari 2008

yah…. kok ga bisa di copy sich…
padahal mau nyebarin ke temen2, supaya siaga 1 menghadapi kematian…
besok2 blh di copy ya artikelnya…
biar bisa disebar ke banyak orang, oke

22. nur - 28 Februari 2008

saya setuju bgt denga artikel ne dan semoga orang-orang yang membaca artikel ne menjadi taubat dan segera sadar dan mudah2han kita semua termask orng yang terpilih untuk disadarkan akan tanda2 ne semua aminnnnnnnnnnnn,………..

23. ibnu_tapang - 10 Maret 2008

ya emang hidup ne hrs sesuai dgn aturan siapa yg mau jln sesuai aturan dia yg selamat tuk itu smua tergantung kt mau ngak n smua pst bs.

24. ahmad zaenudin - 12 Maret 2008

dengan ini ane jadi semakin takut karena ajal datang kapan saja dan dimana saja

25. adan - 24 Maret 2008

lebih banyak lagi referensinya, agar lebih,,lagi mendalami hakekat kematian.

kini ana sadar bahwa ulang tahun bukanlah happy-happy melainkan selalu mengintropeksi diri bahwa umur semakin berkurang..

26. wahyuni fitri aprianti - 25 Maret 2008

sangat bagus dan dapat menggerakkan hati setiap orang yang membacanya untuk mendekatkan diri kepada allah, hanya saya kira perlu di tambahkan sedikit mengenai deskripsi syurga dan neraka. sehingga mereka yang membaca merasakan nikmatnya surga dan ketakutan akan neraka sehinngga mereka akan meningkatkan keimanannya

27. achmadun - 28 Maret 2008

Astaghfirulloh….
ternyata kematian itu sangat…. sangat…sangat dekat dengan kita…..
suadhkah kita persiapkan diri menghadapinya…..
laa ilaaha ila llah….
asyhaduanna Muhammadar rasulullah…

28. amir hasan 40th - 7 April 2008

Tulisan ini sangat bagus, tapi referensinya musti jelas.
Oke brur..!!! Referensinya!!!

29. muhammad iqbal - 10 April 2008

ASS.saya sangat beruntung dapat mnemukan pembahasan ini.
kalau bisa penulis mencantumkan referensinya biar jelas.WSLM

30. adhi - 21 April 2008

Untuk mengingatkan kita akan kematian yang bisa datang kapan saja walaupun referensi tidak dijelaskan, dan sebagai bahan renungan utk bertanya kepada diri sendiri andai sekarang saya mati,saya gol yang masuk mana?

31. Sri Maryuni - 22 April 2008

Cara cerdas untuk menambah keimanan diantaranya menulis tanda-tanda kematian,terimakasih banyak.Dengan melengkapi reverensi dari uraian di atas membuat kita semakin bertambah wawasaannya yaaaaa

32. corina elawini kuppa - 2 Mei 2008

bagus artikel yach mudah2an dapat menambah keimanan kita , dan kalau bisa buat artikel yang bagus2 lagi yach… semoga kita selalu mendekatkan diri kepada allah swt dan mohon ampun kepadamu ya allah swt amiiin….

33. Maria - 3 Mei 2008

aku dah mau mati..
dada ini selalu sakit ..
ak terkena kanker stadium 4..
hha..
ternyata kalo sudah menunggu ajal memang melelahkan

34. denny natalian - 8 Mei 2008

Assalamualaikum wr wb
artikelnya bagus banget, dengan mengungat kematian insya ALlah mempertebal iman & taqwa kita (aamiin)
Emang sebagusnya ada dalil yg kuat, namun menurut saya enggak jadi masalah sebab secara keseluruhan artikelnya sangat menyentuh.
Wassalamualaikum wr wb

35. Riyand - 22 Mei 2008

Umur manusia emang g’ panjang ^^

Dunia Hanya Jalan Untuk Pulang …

36. aziez - 10 Juni 2008

ALLAHHUAKBAR

ady - 2 November 2009

ALLAHHUAKBAR

37. nel_22 - 4 Juli 2008

bertaubatlah kalian semua

38. bimbim - 12 Juli 2008

Subhanallah……….Maha Suci Allah yang telah menghidupkan & memberikan kenikmatan bagi kita smua….

39. minnie - 22 Juli 2008

aku juga pengen mati kaya gitu rasanya itu adalah nikmat terbesar yuang bisa didapat oleh seorang hamba, prend2 sma doain ya aq bs ky gt

40. rony - 23 Juli 2008

mulai detik ini….. perbaikilah amal ibadah kita… melainkan karna ridho allah swt menuju kehidupan setelah mati

41. tino - 24 Juli 2008

kirimi saya ilmu yang banyak ( artikel islam )

42. ridyan - 28 Juli 2008

kalo bisa sama dailil nya biar lebih jelas dan ga meragukan

43. indah - 31 Juli 2008

artikelnya sangat membantu saya mendalami saya,apa bisa saya dikirimi artikel2 seperti ini di email : nunk_qa@yahoo.com….mksh banyak…

44. SAm - 1 Agustus 2008

Subhanallah maha suci Allah dengan malaikat-malaikatnya beserta para nabi dan Rosullunya.serta sholawat dan salam untuk junjungan nabi besar Muhamad saw.gw termasuk orang yg melalaikan sholat,Dzikir kepada Allah,kurang bersukur n sering melalaikan puasa di bln Rhamadan.semoga artikel ini dapat memebantu kita untuk menjadi lebih dekat kepada Allah.

45. emma - 20 Agustus 2008

Alhamdulillah…semoga Allah SWT memberikan yang terbaik bagi kita…Amin..

46. Arie - 25 Agustus 2008

Kulu nafsin ja’ iklatul maut, setiap yang bernyawa pasti akan mati, aku menyadari bahwa diri in penuh noda dan dosa, mohon ampun ya Rab, tunjukkan hambamu ini jalan yang Engkau Ridhoi, ampun Ya Allah………

47. makhrus - 30 Agustus 2008

semoga umur panjang, banyak amal

48. My Blog » Blog Archive » Tanda-tanda kematian - 7 September 2008

[...] Tanda-tanda kematian.. (Sholat yuk..) [...]

49. deade - 22 September 2008

Pada setiap artikel atw tulisan mang baiknya dicantukan sumbernya, untuk menambah keyakinan yang membaca. Tetapi setidaknya, tausiah ini mengingatkan kita akan hari akhir (kematian) dan dapat mempertebal iman kita untuk tetap istiqomah…

50. Rio - 9 Oktober 2008

ayolah cepat bertaubat,karena kematan akan datang kapan saja.jika telah datng kematian maka tidak ada kesempatan untuk bertaubat.

51. irfan fakih - 27 Oktober 2008

Seandainya yang diterangkan ini dilengkapi dengan dalil yang sahih, insya4jjl akan lebih afdhol dan tidak ada keraguan.
Hanya dengan Ilmu kita kenali Agama Islam yang suci ini. Apa lagi 4jjl sudah menjamin akan kebenaran Islam, dalam firmanNya ” Inna diina indhallahi islam”

52. pietz - 30 Oktober 2008

MasyaAlloh………jadi keinget dosa ne……….ya Alloh, ampunilah dosa2 hambaMu ne……..beriLah hambaMu ne surga terindah MU, amien…..

53. semprut - 6 November 2008

jangan mikir ttg referensinya. tanya aja ama mata hati imanmu
kalo sekiranya itu benar, maka emang bener. kalo gak, baru tanyain ke ulama yang kamu kenal benar-benar berilmu
lihat segala sesuatu dari awal & tujuannya
sekiranya hal itu mampu menambah iman & cintamu pada Allah & kekasihNya, jangan pernah ragu!

54. tila - 12 November 2008

eh ank multimedia kls x bertaubatlah kmu sblum ajal menjemputmu key

55. andini dian ananda - 12 November 2008

bismillahi rahmanirrahim,,,,,,,?
hanyalah pdmu aku mengelu tiada yg lain yg pantas ku sembah krn engkau lah tuhanku. dan tunjukan jln yg terbaik u/ ku agar ku bs menjalani hdp dngn rahmatmu,berkahmu n hidayahmu.
tuhan,,,,,,,,,,,,,,,,,,?
bg yg membaca k psn kan bertaubatlah sblm utusan allah dtng menjemputmu agar enkau bhgia d- hr kemudian.
amien,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,?

56. Oka Mahendra - 25 November 2008

Urusan hidup mati adalah wewenang Allah & manusia sama sekali TIDAK BERHAK dan TIDAK DIBERI PENGETAHUAN untuk menentukan kapan seseorang meninggal.

57. kandar - 26 November 2008

menjalankan PerintahNya,Niat dengan iklas , berbuat banyak kebajikan insya ALLAH kita mati dijalan ALLah..

58. mun - 27 November 2008

Dengan adanya artikel ini aku mendapatkan ilmu yang dulunya q gak tau ,,,,,,,,,,,,,,,dan sekarang menajdi tau,,,,,dan semoga kita semua bisa mengambil hikmah dari artike ini……..dan bersiap2 kematian kan gak ada yang tau…………siapa tu kita sedang anak2 gni malaikat datang menjmput kan gak tau….tau gak besok…..hehehheh yah sukses tru………wasakam and terima kasih

59. lia@ - 2 Desember 2008

wahai”orng-orang yang beriman .jika kamu merasa mahluk ciptaan allah maka bertaubatlah sebelum malaikat maut datang mencabut nyawamu. minta ampunanlah kepada orang tuamu dan kepada orang sering kamu sakiti hatinya.dan ketahuilah jika kamu sudah melaksanakanya .maka tunggulah surga yang akan kamu dapatkan,key??????

60. Fariz - 2 Desember 2008

A’KUM… BETAPA ALLAH ITU MAHA PENGASIH LAGI MAHA PENYAYANG KEPADA UMATNYA. D Saat tibanya kematian pun allah tunjukkan tanda2 kematian kita sebagai persediaan kita memperbaiki apa yg selama ini kita leka melaksanakannya.oleh itu berdoa lah kita semoga kita tergolong dalam golongan org2 yg mendapat petunjuk dan rahmatnya.aminnn…

61. fachri ardiansyah - 4 Desember 2008

ass..
apakah kita sudah siap menghadapi kematian? hal apa yang akan kita bawa untuk menghadapi kematian,,,,hanya amalan ibadah kepada ALLAh swt.yang akan kita bawa untuk menghadapi kematian..
untuk itulah,,,wahai umat Muhammad,kembalilah ke jalan ALLah swt.yang lurus…
jangan lagi kau sia-siakan akhir hudupmu untuk berbuat hal yang menyelewengkan perintah ALLAH swt.
wassallam…

62. fitri - 5 Desember 2008

assalamu’alaikum
subhanallah sungguh besar kemuliaan-Mu, banyak sekali pelajaran yg dpt kita petik…….anak ku udah pergi lebih dahulu meski umurnya baru 4 tahun tapi aku berharap Allah selalu bersamanya dan melindunginya walau akugak bersamanya tapi aku slalu berdoa agar mona slalu bahagia karena terlepas dari beban derita penyakitnya. Amien

63. iea - 9 Desember 2008

kematian…..

sudah siapkah aku…??
sudahkah aku beriman…??
seberapa banyak dosa ku..??

ya allah… bimbinglah aku…

64. sutarya - 10 Desember 2008

Subhanallah…. MAHA SUCI ALLAH yang telah menciptakan manuasia dan mematikan lalu menghidupkan kembali, kita harus harus senan tiasa percaya kepada hal yang gaib, dan senantiasa siap bila saatnya ajal menjemput dengan membawa amal soleh yang baik, amin…. wass

65. maskadealita - 10 Desember 2008

ALHAMDULLILAH aku serem bok jadi tambah rajin lagi ibadahnye tapi harus ada juga pesuportnye gimana ye

66. mee - 16 Desember 2008

saya tidak tau bagaimanakah kehidupan di akhirat itu,saya benar-benar tdk mau kehilangan orang yang sangat saya sayangi……….

67. WISNUPRIYO - 27 Desember 2008

aq ga takut mati, dgn mati aq berhenti berbuat jahat aq dah capek aq ga bisa berhrnti berbuat jahat klo bkn mati yg menhentikanya..YA ALLAH CEPET BUNUH AQ CEPEEET CABUT NYAWA QU YG KOTOR AMIN YAROBALL ALAMIN…

68. Sudarmadji - 5 Januari 2009

Sempurnakanlah Ibadah sebelum ajal menjemput. Insya Allah. Amiin.

69. RIZHAL - 9 Januari 2009

ASTAGFIRULLAH….AMPUNI DOSA HAMBA YA ALLAH….

70. vieny - 14 Januari 2009

semoga qt termasuk orang2 dari golongan kanan yang mendapatkan pengampunan dari Allah. Amin…

71. iwan - 30 Januari 2009

Orang yang beriman tidak dijemput oleh kematian, tetapi orang yang beriman menanti waktu kematian.

72. hadi - 1 Februari 2009

Bahasan anda cukup bagus. Tolong hal tersebut dikuatkan dengan dalil2 yang bs dipertanggung jawabkan.

73. aNdReY - 1 Februari 2009

subhanallah… terima kasih atas cerita ataupun penjelasan tentang topik tsb., karena bisa menggugah ataupun meningkatkan iman saya dan orang2 yang membaca tulisan ini (Insya Allah).
Mudah2an bagi Anda yang telah menulis ini “Diampini segala dosa Anda dan mudah2an bisa kembaLi kepadanya daLam keadaan khusnul khotimah…( “Amiin”)

74. st - 9 Februari 2009

dashat banget artikelnya, doakan saya ya spy saya tidak pernh meniggalkan sholat

75. binta - 15 Februari 2009

aku seneng bgt tentang artikel ne…
soal na aku jarang bgt yg nm na solat……..
lht artikel ne jd pengen org yg muslimah n takut ma ALLAH SWT…
t’q y…………

76. yud on 0 - 18 Februari 2009

mengerikan …kita termasuk dimana y

77. Welcome to Aris Blogs » Blog Archive » Tanda-Tanda Menjelang Ajal - 20 Februari 2009
78. Bondan ono - 3 Maret 2009

Mdh2an ini jd renungan buat kita semua,sudah khusyuk kah sholat ku?

79. man farid jember - 3 Maret 2009

Masa akfif hidup kita sudah hampir habis, saldo pahala kita tidak cukup untuk malakukan panggilan ke surga, segera lakukan isi ulang di masjid terdekat.

80. irwan riyadi - 4 Maret 2009

kematian itu psti datang cpat ato lambat
dy pasti datang
smoga kelak kita(orang2 muslim di ringankan dlam mnghadapi sakaratul maut)
amin allahuma amin
dan diwafaatkan dlam keadaan khusnul khotimah
amin ya robbal alamin

81. broom - 11 Maret 2009

ampun gua g mo jd orang jutek lagi deh…

82. puspa - 24 Maret 2009

ya Allah….Ampunilah dosa hamba yang berbuat dosa….

83. Hamba Allah - 25 Maret 2009

MAHA SUCI ALLAH….mngkin sangat menggetarkan hati….bagaimana jika kita tak bisa mengucap syahadat keti sakaratul maut???hiks hiks hiks..Ayo marilah semua bertaubat kepada Allah…mari kita bertakwa kepadaNya…

84. a nur qomari - 31 Maret 2009

sulit nya bertaubat .

85. kasriful anshori - 1 April 2009

mati adalah tidur yang panjang tak akan hidup kembaji,,,,berbuatlah baik dan bermanfaat bagi orang lain selagi masih hidup.

86. kasriful anshori - 1 April 2009

mati adalah tidur yang panjang tak akan hidup kembali,,,,berbuatlah baik dan bermanfaat bagi orang lain selagi masih hidup.

87. ahmilu - 1 April 2009

saya sungguh senang sekali belajar pengetahuan tentang agama islam, kesibukan keseharian membuat saya tidak punya waktu lagi untuk itu. Terlarut oleh mencari kebutuhan hidup di atas dunia ini. Saya sdh tdk merasa dekat lagi denganNya, karena memang saya sdh menjauh dan hampir melupakanNya. Na auzubillah. Ya allah dekatkan kembali aku ke pelukan Mu.

88. erni - 2 April 2009

Bisa ga kita melihat tanda-tanda kematian itu pada orang lain. atau hanya diri sendiri yang tahu?

89. darussalam - 9 April 2009

mudah-mudah ini semua bisa membuat kita sadar akan kematian maka dari itu perbanyak lah zikir dan sholat berdekat lah kepadanya

90. ahmiluyulianor - 9 April 2009

Kematian ! Adalah kata yang sering ditakuti oleh setiap orang. Karena kematian itu akan memisahkan manusia dari dunia menuju akhirat. Yang bagi sebagian orang adalah neraka atau sorga ! Akan tetapi bagi mereka yang mengetahui akan allah swt. kematian bukanlah suatu yang menakutkan. Bahkan itu adalah sesuatu yang selalu mereka tunggu tunggu. Karena kematian adalah suatu jalan untuk mempertemukannya dengan Tuhan ALLAH SWT. Mempertemukannya dengan CInta di atas Cinta. Keberadaan didunia ini adalah suatu persinggahan dari perjalanan menuju allah. Dan kematian adalah media ke tempat yang di tuju yaitu Allah swt.

91. junaidi - 10 April 2009

Allahu akbar..
betapa takutnya aku menghadap Mu ya Allah
betapa sedihnya aku mengingat dosa yg t’lah Q p’bwt
brgetar hati bila ingat kebesaran Mu ya Allah
kau maha penguasa atas seluruh isi langit dan bumi
Allahu akbar..

92. ahmiluyulianor - 11 April 2009

Kematian !!! Siapa takut ? Dia pasti akan datang pada setiap kehidupan. Ada yang mengalami kematian dengan sakit – sakitan dulu, baru dicabut nyawanya. Ada yang melalui kecelakaan baru kematian datang menjemput. Ada yang mendadak’, orangnya sehat wal afiat, senyum sana senyum sini eh…tiba tiba ajal datang menjemput. Ada yang lagi diatas dada sedang senang senangnya bersenggama tiba tiba koit. Ada yang lagi dikamar mandi, diruang kantor, ditempat ibadah, dipegunungan, di pasar swalayan, dihutan, di atas langit, didalam pesawat terbang, didalam kandungan, dimana pun kematian itu akan datang kita yang hidup tidak akan bisa menolaknya. Oleh karena itu marilah kita hadapi kematian dengan segala kesiapannya. Semoga kita benar benar menyadari ketika KEMATIAN iTU AKAN DAT4NG !

93. adhar - 20 April 2009

INGAT KEMATIAN…. bukannya takut menghadapi kematian tapi takut akan dosa-dosa yg telah diperbuat dan bagaimana mempertanggung jawabkannya…..

Terima kasih telah mengingatkan begitu dahsyatnya kematian tersebut…….doakan semoga kami yg berdosa cepat bertobat

94. wawan Makassar - 24 April 2009

Artikel ini sangat menarik,karena kita bisa merenung dan mengingat kembali bahwa apa yang kita punya di dunia tidak di bawa ke akhirat kecuali amal perbuatan yang baik,,,,,,,,marilah kita berbuat baik antar sesama….
saran : mungkin saudaraku yang menulis artikel di sini perlu mencantumkan referency buku yang menjelaskan tentang tanda2 kematian untuk memudahkan orang mencari buku tersebut.

Wasalam

95. nora - 26 April 2009

Artikel ini sangat menarik,dan memberikan saya 1001 ke insafan dalam diri saya…..
Semoga saya dapat mempertingkatkan lagi amalan……
bertapa kerdilnya diri ini…..

96. Muhammad Yusuf - 28 April 2009

Saya pernah membaca buku yang judulnya “Tidak Ada Azab Kubur”. Menurut yang saya baca, azab kubur tidak ada karena hanya jasad yang ada di kubur dan ruhnya tak bisa merasakan jika dicambuk. Bagaimana tanggapan Anda ? Terima Kasih.

97. SUBARI SUSILO - 29 April 2009

UNTUK BAPAK M.YUSUF.
MAAF PA,LEBIH BAIK ANDA JANGAN BELAJAR DENGAN MEMBACA BUKU
TAPI ANDA BELAJAR DENGAN SEORANG UST ATAU HABIB JADI ADA PENJELASAN,MENURUT SAYA,’YANG MENCIPTAKAN RUH KAN JUGA RUH JUGA YAITU ALLOH SWT,JADI BILAMAN ANDA TIDAK PERCAYA DENGAN SIKSA KUBUR BERARTI ANDA TIDAK PERCAYA DENGAN HAL YANG GHOIB,SEDANGKAN KITA HARUS MEMMPERCAYAI YANG GHOIB,KARENA ALLOH SWT , MAIKAT KAN JUGA GHOIB

98. hendri - 30 April 2009

klau rohnya org kafir disiksa sampai hr kiamat, setelah itu roh mereka ditempatkan disurga atau neraka?

99. devi - 27 Mei 2009

Pak Yusuf baca buku Agus Mustofa ya? disana diterangkan kalau jasad memang tidak bisa disiksa karena jasad kita sudah hancur dengan tanah, tapi yang tersiksa itu Roh. bagi orang yang tidak pernah berbuat amal sholeh jelas rohnya akan tersiksa karena akan melihat tempat tinggalnya kelak yaitu Neraka. ibarat Mimpi buruk yang selalu menyiksa orang yang sedang tidur.memang menurut Agus Mustofa tidak ada yang namanya siksaan dicambuk atau dipukuli, cuma kita tidak bisa juga langsung percaya pada peryataan ini, kalau saya lebih baik mempercayai keadaan yang paling buruk biar kita bisa mempersiapkan diri, kalau toh nggak ada ya.. nggak rugi toh. tapi kalau bener ada kita nggak kecele….

100. doni - 5 Juni 2009

saya percaya dengan adanya hari kiamat.dan semua orang pasti akan mati.Tpi kenapa ya….orang-orang masih menyepeliin…..

101. Rusdi - 7 Juni 2009

Terima Kasih Banyak………………
Atas Infonya…………
Semoga Banyak Memberi Manfaat Kepada Yang Sempat Membuka Situs Ini!!!!!!!!!!!!!!11

102. khusnul - 14 Juni 2009

saya mo tanyak apa benar orang mati kecelakaan katanya mati sahid ,tapi bagaimana dengan orang yang g pernah ibadah tapi mati kecelakaan /tabraan

103. MusLimah_nDa - 21 Juni 2009

subhanallah…adalah takdir Allah yang mengizinkan saya membaca artikel ini..Luar biasa sungguh bermanfaat…
adalah bijak mengingat kematian dan mengetahui tanda-tandanya
dengan demikian roh ini akan siap menemui penciptanya
syukron katsiron…
tetapi ada baiknya jika referensinya di cantumkan,,,
barokallah

104. hamba allah - 24 Juni 2009

bgus lahk jd qt tuch sedikit ny’ sadar akan kematian,,,!

105. sam - 25 Juni 2009

terima kasih atas blognya, semoga bisa bermanfaat bagi para pembaca tarmasuk saya.

106. andika - 2 Juli 2009

emg benr ya mas / mbak tanda2 kematian nya

107. vian - 21 Juli 2009

maakasih ilmunya

108. edojati - 27 Juli 2009

Mohon….Janganlah Kamu memberikan berita berita palsu …..
Sungguh Jangan…karena nanti akan timbul Fitnah……

109. InsanKerdil - 12 Agustus 2009

sesungguhnya Allah swt Maha Pengasih..
kadang-kadang Dia memberi petunjuk-Nya melalui mimpi hamba-Nya. Saya sendiri pernah mengalaminya. Syukur alhamdulillah… Kini saya sedar dan rasa cinta makin mendalam kepada-Nya. Kalian semua janganlah berputus asa dengan rahmat-Nya. Banyakkanlah berdoa. Berusahalah untuk mendapatkan keredhaan-Nya.

110. suhaimi - 16 Agustus 2009

ingat mati kita lebih bersiap sedia

111. iwan s - 26 Agustus 2009

Assalam..sayang maksud yang baik kurang memperhatikan isi nash yang dipakai..jika boleh tolong sampaikan dalil ini di dapat dari hadist qudsi, atau hadist yang bagaimana sanad dan rawinya?
karena hanya Allah SWT yang Maha Mengetahui detik dicabutnya nyawa seorang hamba termasuk para Nabi dan Rasul.
Berhati2 dengan pemakaian hadist..juga penafsiran dari Al-Qur’an.
terima kasih.
Wassalam

112. kampret - 27 Agustus 2009

waduh kreatif banget nih,kok gak da dalilnya ?kayak buat crita ja !!!!

113. Kasmat - 31 Agustus 2009

Bagus tapi sy penasaran dalilnya mana

114. Hamba Allah. - 4 September 2009

Subhanallah…allahu akbar,allahu akbar,allahu akbar…ampuni hambamu ini ya allah,karena telah lalai akan perintahMu..

115. Rohman zaini - 10 September 2009

Mudah2an Saudara penulis artikel ini tidak asal alias ngawoor, kalau mau dakwah harus ada acuan/refrensinya seperti dari Al-qur’an atau dari hadist, jadi seorang pendakwah/da’i memang harus begitu supaya tidak menyesatkan, ya kan coy …

116. amed_poso - 22 September 2009

Ya Allah … berikanlah hidayahMu kepada seluruh umat manusia.,

117. istigfar - 30 September 2009

Tobatttttttttt

118. insan kamil - 5 Oktober 2009

apa-apa pun keinsafan perlu segera datang ! jangan sampai menyesal kemudian nanti….

119. donadzku - 7 Oktober 2009

trims ya atas infonya..mudah-mudahan semangat ibadah tetap ada pada diri kita semua, amieen..

120. MUFLIH - 8 Oktober 2009

JANGAN TAKUT MATI,,MATI ITU SALAH SATU FASE MENUJU KEKEHIDUPAN SELANJUTNYA

121. stainless tanks - 16 Oktober 2009

Subhanallah…
Setelah baca artikel ini hati saya terasa begetar seakan hidup ini hanya sesaat.
Ya.. Allah hanya kepada mu aku menyembah dan hanya kepadamulah aku memohon pertolongan…..
Semoga akhir perjalan dalam keadaan taat dan tunduk kepada-Nya.
Amin……

122. sigit - 20 Oktober 2009

alhamdulillah.. sebuah teguran yang teramat manis dari allah lewat sebuah karangan ini, mampu membuat hati ini tertunduk menyesal akan perbuaatan dosa yang telah lalu dan bersemangat menyongsong waktu yang singkat ini dengan amal sholeh + ikhlas lilliahi ta’ala

123. noer hasan - 29 Oktober 2009

setelah membaca ini, masihkah kamu tidak mau sholat?

124. wanita - 19 November 2009

kematian itu suatu yang pasti terjadi………
oleh itu kita hendaklah sentiasa bersedia menghadapinya…………